Program studi menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu bertajuk “Bias Gender dalam Tantangan Kesetaraan Gender di Bidang Pendidikan Indonesia” sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan akademik mahasiswa terhadap isu-isu sosial pendidikan yang aktual dan relevan. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, sehingga memungkinkan partisipasi peserta baik secara luring maupun daring dalam suasana pembelajaran yang interaktif dan inklusif.

Kuliah tamu ini menghadirkan Dr. Harmona Daulay, S.Sos., M.Si. sebagai dosen tamu yang memberikan pemaparan mendalam mengenai berbagai bentuk bias gender yang masih ditemukan dalam dunia pendidikan Indonesia. Dalam penyampaiannya, narasumber menyoroti bahwa ketidaksetaraan gender tidak hanya tampak dalam akses dan kesempatan pendidikan, tetapi juga dapat muncul dalam proses pembelajaran, interaksi sosial di lingkungan sekolah, konstruksi peran laki-laki dan perempuan, hingga dalam cara institusi pendidikan membentuk cara pandang peserta didik terhadap identitas gender.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Ni Nyoman Putri Nursanti, S.Pd., M.Pd., Gr., yang memandu jalannya diskusi secara komunikatif dan reflektif. Melalui sesi pemaparan dan tanya jawab, peserta diajak untuk memahami bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kritis terhadap bias gender, sekaligus menjadi ruang transformasi sosial untuk mewujudkan kesetaraan yang lebih adil. Diskusi ini juga menegaskan pentingnya peran pendidik, mahasiswa, dan institusi pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari stereotip, diskriminasi, dan marginalisasi berbasis gender.
Pelaksanaan kuliah tamu secara hybrid memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi civitas akademika. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam menyampaikan pertanyaan, pandangan, dan refleksi kritis terkait realitas kesetaraan gender di bidang pendidikan Indonesia. Melalui kegiatan ini, program studi diharapkan dapat terus mendorong penguatan perspektif keilmuan yang responsif terhadap isu-isu sosial, serta menumbuhkan komitmen akademik dalam mendukung terciptanya sistem pendidikan yang inklusif, adil, dan berkeadaban.
