
Program studi menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu bertajuk “Budaya Lokal Mapalus dalam Masyarakat Minahasa” sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan akademik mahasiswa terhadap kekayaan budaya lokal Indonesia yang sarat nilai sosial, kebersamaan, dan solidaritas. Kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Negeri Semarang dan menjadi ruang pembelajaran ilmiah yang mempertemukan perspektif akademik dengan realitas budaya masyarakat secara lebih kontekstual dan reflektif.

Kuliah tamu ini menghadirkan Prof. Ferdinand Kerebungu, M.Si. sebagai narasumber utama yang memberikan pemaparan mendalam mengenai budaya Mapalus sebagai salah satu kearifan lokal yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Minahasa. Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan bahwa Mapalus tidak hanya dipahami sebagai bentuk kerja sama tradisional, tetapi juga sebagai sistem nilai yang menekankan semangat tolong-menolong, tanggung jawab bersama, solidaritas sosial, serta penguatan hubungan antaranggota masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa budaya lokal memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah perubahan zaman.
Kegiatan ini menjadi sarana akademik yang mendorong peserta untuk memahami bahwa budaya lokal seperti Mapalus bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi juga memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan masyarakat modern. Melalui sesi pemaparan dan diskusi, peserta diajak untuk melihat bagaimana nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam budaya Mapalus dapat menjadi sumber pembelajaran sosial yang penting, baik dalam konteks pendidikan, kehidupan bermasyarakat, maupun dalam penguatan identitas budaya bangsa. Diskusi ini juga menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan karakter dan kesadaran kolektif generasi muda.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam mengikuti jalannya kegiatan, khususnya dalam sesi tanya jawab dan dialog akademik bersama narasumber. Melalui kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa dan civitas akademika semakin memahami pentingnya mengkaji budaya lokal secara ilmiah, serta menumbuhkan penghargaan yang lebih mendalam terhadap nilai-nilai luhur yang hidup dalam masyarakat Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen program studi dalam memperluas wawasan keilmuan yang berbasis pada realitas sosial dan budaya nusantara.
