
Kegiatan praktik kuliah lapangan yang berjudul “Praktik Kuliah Lapangan dengan Tema Mengeksplorasi Lokasi Wisata Dalam Membangun Identitas Sosial Melalui Enteprenership” merupakan wujud nyata pelaksanaan pembelajaran lapangan yang mengintegrasikan teori dan praktik dalam memahami dinamika sosial, industri, dan pariwisata secara langsung. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Budo dan PT. Samudera Mandiri Sentosa untuk mendukung capaian pembelajaran pada mata kuliah Sosiologi Industri dan Pariwisata serta Sosiologi Bisnis.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan pengalaman belajar kontekstual kepada mahasiswa agar mampu melihat secara langsung bagaimana sektor pariwisata dan dunia usaha berperan dalam membentuk identitas sosial masyarakat. Melalui kunjungan lapangan ini, mahasiswa diajak untuk mengamati keterkaitan antara potensi wisata, aktivitas ekonomi lokal, serta upaya pemberdayaan masyarakat dalam membangun citra dan karakter sosial suatu wilayah. Dalam konteks tersebut, lokasi wisata tidak hanya dipahami sebagai ruang rekreasi, tetapi juga sebagai arena sosial yang membentuk relasi, nilai, dan peluang kewirausahaan.
Di Kampung Budo, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengeksplorasi bagaimana masyarakat setempat memanfaatkan potensi lokal sebagai bagian dari pengembangan wisata berbasis komunitas. Interaksi dengan masyarakat memberikan gambaran bahwa pengelolaan wisata dapat memperkuat identitas sosial melalui pelestarian budaya, pengenalan kearifan lokal, serta penciptaan aktivitas ekonomi yang melibatkan warga secara langsung. Sementara itu, kunjungan ke PT. Samudera Mandiri Sentosa memberikan wawasan mengenai praktik dunia usaha, manajemen bisnis, dan kontribusi sektor industri dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial di lingkungan sekitar.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara partisipatif dan interaktif. Mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga berdiskusi dengan pengelola lokasi, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memahami proses sosial yang terjadi di lapangan. Melalui pengalaman ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan cara berpikir kritis, memperluas wawasan tentang hubungan antara pariwisata, industri, dan bisnis, serta menumbuhkan semangat entrepreneurship sebagai bagian dari pembentukan identitas sosial yang adaptif dan produktif.
Kegiatan praktik kuliah lapangan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang memperkuat kompetensi akademik mahasiswa sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap realitas sosial di masyarakat. Dengan menghubungkan teori perkuliahan dengan pengalaman empiris di lapangan, mahasiswa dapat melihat bahwa pembangunan pariwisata dan bisnis tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada pembentukan identitas sosial, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan lokal.
